Skip to content

Aktivitas Praktikum

Pada bagian ini, mahasiswa akan mempraktikkan secara langsung penggunaan MySQL melalui terminal atau command line. Aktivitas disusun secara bertahap, mulai dari mengenal koneksi ke server, mencoba query dasar, memahami cara kerja penulisan perintah, menggunakan komentar dan operator, hingga membuat database, tabel, serta memasukkan data sederhana. Ikuti setiap aktivitas secara berurutan agar pemahaman yang dibangun tidak terputus dan setiap perintah yang dijalankan dapat dipahami fungsinya dengan baik.

Sebelum mulai praktik, pastikan beberapa hal berikut sudah tersedia:

  • MySQL Server sudah terpasang dan berjalan.
  • XAMPP, Laragon, atau instalasi MySQL mandiri sudah aktif.
  • User dan password MySQL sudah diketahui.
  • Terminal, Command Prompt, atau shell dapat dibuka.
  • Anda siap mencatat setiap langkah dan hasil pengamatan selama praktik.

Aktivitas 1 — Mengenal Program Client MySQL

Pada aktivitas pertama, kita akan mengenali program mysql sebagai client berbasis command line yang digunakan untuk terhubung ke server MySQL.

Percobaan 1.1 — Melihat bantuan penggunaan mysql

Jalankan perintah berikut pada terminal:

mysql --help

Perintah ini digunakan untuk menampilkan informasi bantuan mengenai program mysql, termasuk opsi dan parameter yang dapat digunakan saat melakukan koneksi ke server.

Aktivitas 2 — Melakukan Koneksi dan Diskoneksi ke Server

Setelah mengenal program mysql, langkah berikutnya adalah mencoba terhubung ke server, melihat status koneksi, dan keluar dari sesi MySQL dengan benar.

Percobaan 2.1 — Koneksi ke server dengan host, user, dan password

Jalankan perintah berikut:

mysql -h localhost -u root -p

Perintah ini digunakan untuk menghubungkan client MySQL ke server yang berjalan di localhost menggunakan user root. Setelah Enter ditekan, sistem akan meminta password.

Percobaan 2.2 — Koneksi ringkas tanpa menyebutkan host

Jika server berjalan di komputer yang sama, gunakan bentuk yang lebih ringkas berikut:

mysql -u root -p

Perintah ini memiliki tujuan yang sama, tetapi tanpa menyebutkan host secara eksplisit.

Percobaan 2.3 — Koneksi anonymous pada localhost

Pada beberapa instalasi MySQL, koneksi dapat dilakukan tanpa menyebutkan user secara eksplisit:

mysql

Perintah ini dapat digunakan jika konfigurasi server mengizinkan akses lokal tanpa identitas user tertentu.

Percobaan 2.4 — Melihat status koneksi

Setelah berhasil masuk ke prompt MySQL, jalankan:

STATUS;

Perintah ini digunakan untuk melihat informasi koneksi yang sedang aktif, seperti user, server, database aktif, versi MySQL, dan detail koneksi lainnya.

Percobaan 2.5 — Keluar dari MySQL

Untuk mengakhiri sesi kerja, jalankan salah satu perintah berikut:

QUIT;

atau

\q

Perintah ini digunakan untuk keluar dari lingkungan MySQL dengan benar.

Aktivitas 3 — Memasukkan Query Dasar

Pada aktivitas ini, mahasiswa mulai mencoba query sederhana untuk memahami bagaimana MySQL menerima, memproses, dan mengeksekusi perintah.

Percobaan 3.1 — Menampilkan versi MySQL dan tanggal saat ini

SELECT VERSION(), CURRENT_DATE;

Perintah ini digunakan untuk menampilkan versi MySQL yang digunakan serta tanggal saat ini.

Percobaan 3.2 — Menulis query dengan variasi huruf besar dan kecil

SELECT VERSION(), CURRENT_DATE;
select version(), current_date;
SeLeCt vErSiOn(), current_DATE;

Ketiga statement tersebut menunjukkan bahwa keyword SQL dapat ditulis dengan huruf besar, kecil, atau kombinasi keduanya.

Percobaan 3.3 — Menjalankan kalkulasi sederhana

SELECT SIN(PI()/4), (4+1)*5;

Perintah ini menunjukkan bahwa MySQL juga dapat digunakan untuk melakukan evaluasi ekspresi dan perhitungan sederhana.

Percobaan 3.4 — Menjalankan lebih dari satu statement dalam satu baris

SELECT VERSION(); SELECT NOW();

Perintah ini menunjukkan bahwa beberapa statement dapat ditulis dalam satu baris selama masing-masing diakhiri dengan titik koma.

Percobaan 3.5 — Menulis query dalam beberapa baris

SELECT
    USER(),
    CURRENT_DATE;

Perintah ini menunjukkan bahwa query SQL dapat ditulis dalam beberapa baris agar lebih rapi dan mudah dibaca. MySQL akan menunggu sampai menemukan titik koma sebagai penanda akhir statement.

Percobaan 3.6 — Membatalkan query yang belum selesai

SELECT
    USER()
\c

Perintah \c digunakan untuk membatalkan penulisan query yang belum selesai dieksekusi.

Percobaan 3.7 — Melihat bantuan di dalam prompt MySQL

HELP;

atau

\h

Perintah ini digunakan untuk menampilkan bantuan dan daftar perintah internal yang tersedia di MySQL.

Aktivitas 4 — Menulis Komentar dalam Query

Komentar sangat berguna untuk memberi penjelasan pada query. Pada aktivitas ini, mahasiswa mencoba beberapa bentuk komentar yang didukung oleh MySQL.

Percobaan 4.1 — Komentar satu baris dengan tanda pagar

SELECT 1+1; # komentar satu baris

Komentar dimulai dengan tanda # dan berlaku sampai akhir baris.

Percobaan 4.2 — Komentar satu baris dengan double dash

SELECT 1+1; -- komentar satu baris

Komentar ini juga digunakan untuk memberi penjelasan singkat pada query.

Percobaan 4.3 — Komentar di tengah query

SELECT 1 /* komentar di tengah query */ + 1;

Komentar ini berguna ketika ingin memberi catatan pada bagian tertentu di dalam statement SQL.

Percobaan 4.4 — Komentar multi-baris

SELECT 1+
/*
komentar
lebih dari satu baris
*/
1;

Komentar jenis ini digunakan jika penjelasan yang ingin dituliskan lebih panjang dan terdiri atas beberapa baris.

Aktivitas 5 — Mencoba Operator dan Prioritas Operasi

Pada aktivitas ini, mahasiswa mencoba bagaimana MySQL menangani operator dan prioritas perhitungan.

Percobaan 5.1 — Operasi tanpa tanda kurung

SELECT 1+2*3;

Perintah ini menunjukkan bahwa MySQL mengikuti prioritas operator, sehingga perkalian dikerjakan lebih dahulu.

Percobaan 5.2 — Operasi dengan tanda kurung

SELECT (1+2)*3;

Perintah ini menunjukkan bahwa tanda kurung dapat digunakan untuk mengubah urutan perhitungan.

Aktivitas 6 — Membuat dan Memilih Database

Pada aktivitas ini, mahasiswa mulai berinteraksi dengan objek database secara langsung.

Percobaan 6.1 — Menampilkan daftar database

SHOW DATABASES;

Perintah ini digunakan untuk melihat semua database yang tersedia pada server MySQL.

Percobaan 6.2 — Membuat database baru

CREATE DATABASE pethouse;

Perintah ini digunakan untuk membuat database baru dengan nama pethouse.

Percobaan 6.3 — Memeriksa kembali daftar database

SHOW DATABASES;

Perintah ini dijalankan kembali untuk memastikan database pethouse sudah berhasil dibuat.

Percobaan 6.4 — Memilih database yang akan digunakan

USE pethouse;

Perintah ini digunakan untuk mengaktifkan database pethouse agar perintah berikutnya dijalankan pada database tersebut.

Percobaan 6.5 — Menampilkan database yang sedang aktif

SELECT DATABASE();

Perintah ini digunakan untuk memastikan database mana yang sedang dipakai.

Percobaan 6.6 — Menghapus database

DROP DATABASE pethouse;

Perintah ini digunakan untuk menghapus database secara permanen beserta seluruh objek di dalamnya.

Setelah mencoba percobaan ini, buat kembali database pethouse dan aktifkan kembali dengan USE pethouse; karena database tersebut akan digunakan pada aktivitas berikutnya.

Aktivitas 7 — Membuat dan Memeriksa Tabel

Setelah database siap digunakan, langkah berikutnya adalah membuat tabel dan memeriksa struktur tabel yang telah dibuat.

Percobaan 7.1 — Menampilkan daftar tabel pada database aktif

SHOW TABLES;

Perintah ini digunakan untuk melihat semua tabel yang terdapat dalam database aktif.

Percobaan 7.2 — Membuat tabel pet

CREATE TABLE pet (
    name VARCHAR(20),
    owner VARCHAR(20),
    species VARCHAR(20),
    sex CHAR(1),
    birth DATE,
    death DATE
);

Perintah ini digunakan untuk membuat tabel bernama pet beserta kolom-kolomnya.

Percobaan 7.3 — Memeriksa tabel yang telah dibuat

SHOW TABLES;

Perintah ini digunakan untuk memastikan bahwa tabel pet sudah berhasil ditambahkan ke database.

Percobaan 7.4 — Melihat struktur tabel

DESCRIBE pet;

Perintah ini digunakan untuk melihat struktur tabel, seperti nama kolom, tipe data, nilai null, dan informasi lain yang berkaitan dengan definisi tabel.

Aktivitas 8 — Memasukkan dan Menampilkan Data

Pada aktivitas ini, mahasiswa akan mencoba memasukkan data ke dalam tabel menggunakan dua cara, yaitu INSERT dan LOAD DATA, kemudian menampilkan seluruh data yang tersimpan.

Percobaan 8.1 — Menambahkan data dengan INSERT dan menyebutkan nama kolom

INSERT INTO pet(name, owner, species, sex, birth, death)
VALUES ('Fluffy', 'Harold', 'cat', 'f', '1993-02-04', NULL);

Perintah ini digunakan untuk menambahkan satu baris data ke tabel pet dengan menyebutkan kolom yang diisi.

Percobaan 8.2 — Menambahkan data dengan INSERT tanpa menyebutkan nama kolom

INSERT INTO pet
VALUES ('Claws', 'Gwen', 'cat', 'm', '1994-03-17', NULL);

Perintah ini juga digunakan untuk menambahkan data, tetapi urutan nilai harus sama persis dengan urutan kolom pada tabel.

Percobaan 8.3 — Menambahkan satu data lagi dengan INSERT

INSERT INTO pet
VALUES ('Buffy', 'Harold', 'dog', 'f', '1989-05-13', NULL);

Perintah ini digunakan untuk menambahkan record berikutnya ke dalam tabel pet.

Percobaan 8.4 — Menyiapkan file data untuk LOAD DATA

Buat file bernama pet.txt yang berisi data berikut, dengan satu record setiap baris dan setiap nilai dipisahkan oleh tab:

pet.txt
Fang	Benny	dog	m	1990-08-27	\N
Bowser	Diane	dog	m	1979-08-31	1995-07-29
Chirpy	Gwen	bird	f	1998-09-11	\N

Nilai \N digunakan untuk mewakili NULL pada file input.

Percobaan 8.5 — Mengimpor data dari file teks

LOAD DATA INFILE '/app/mysql/pet.txt' INTO TABLE pet;

Perintah ini digunakan untuk memasukkan data dari file teks ke dalam tabel secara lebih cepat.

Percobaan 8.6 — Menampilkan seluruh data pada tabel

SELECT * FROM pet;

Perintah ini digunakan untuk menampilkan semua kolom dan semua baris data dari tabel pet.

Aktivitas 9 — Menghapus Tabel

Sebagai penutup, mahasiswa mencoba menghapus tabel yang telah dibuat untuk memahami bahwa objek tabel dapat dihapus kembali jika tidak diperlukan.

Percobaan 9.1 — Menghapus tabel pet

DROP TABLE pet;

Perintah ini digunakan untuk menghapus tabel pet beserta seluruh data di dalamnya.

Catatan Akhir Aktivitas

Seluruh aktivitas pada halaman ini disusun berdasarkan urutan pembelajaran pada modul, mulai dari koneksi ke MySQL, penulisan query dasar, penggunaan komentar dan operator, hingga pengelolaan database, tabel, dan data. Kerjakan setiap aktivitas secara runtut agar Anda tidak hanya menjalankan perintah, tetapi juga memahami fungsi dan konteks penggunaannya dalam sistem basis data. Berdasarkan modul pengantar MySQL, rangkaian percobaan ini mencakup koneksi/diskoneksi, query dasar, komentar, operator, pembuatan database, pembuatan tabel, pengisian data dengan INSERT dan LOAD DATA, hingga penghapusan tabel.